Judul Novel :Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini Penulis :Marchella FP
Novel ini menceritakan tentang sebuah keluarga yang memkiliki konflik di masa lalu,konflik yang belum pernah di publikasikan atau di bicarakan sebelumnya, karena dapat merusak keharmonisan yang ada di dalam keluarga ini. sampai akhirnya waktu yang tidak pernah terduga oleh siapapun tiba, bagai bom waktu yang meledak begitu saja, rahasia yang selama bertahun-tahun di sembunyikan akhirnya terbongkar.
Karena salah satu anak yang tahu tentang masalah ini sudah capek karena memendam rahasia ini selama bertahun-tahun lamanya, di saat semua ini terbongkar semua anak-anak nya pun merasa sangat kaget dan tidak pernah terduga akan ada masalah seperti ini di keluarga nya.
Kedua orang tua nya pun menjelaskan bahwa anak bungsunya mempunyai kembaran yang sudah meninggal saat di lahirkan bersama anak yang sekarang di beri nama ' Awan ' dan kembaran nya yang sudah meninggal dan diberi nama ' A ' yang tertulis di batu nisan yang mungil.
Yang pertama kali mengetahui masalah ini adalah ayah yang di beri tahu suster bahwa kembaran nya dinyatakan meninggal dunia saat di bawa ke ruang inkubasi, seorang ayah yang merasa hancur saat mengetahui salah saatu anaknya meninggal dunia, lalu ia dengan berat hati memberitahukan pada istri nya bahwa anak kembarnya yang selamat hanya salah satu saja.
Seorang ibu yang hatinya hancur saat mendengar berita mengerikan itu pun langsung menangis dan hampir depresi karena merasa kecewa dengan insiden ini. Lalu ayah nya mempunyai ide bahwa masalah ini harus di rahasiakan dari anak kedua dan anak bungsunya. Ia mempunyai prinsip bahwa masalah ini hanya sebuah masa lalu yang harus di lupakan dengan harapan bisa memulai hidup yang baru tanpa kesedihan di masa lalu.
Setelah tahu semua cerita ini, mereka pun sedikit kecewa kenapa harus di sembunyikan dari mereka, akhirnya mereka dapat mengerti dan menerima semua nya dengan lapang.
Ketika semua sudah selesai, mereka pun menjadi lebih harmonis dan memulai kehidupan yang lebih baik dengan mengejar mimpi mereka masing-masing.
Kaidah Kebahasaan
Contoh:
- karena waktu bercerita kami semakin sedikit dan cara pandang kami pun mulai makin berlawanan
2. Menggunakan pernyataan-pernyataan yang berupa saran atau rekomendasi: jangan, harus, hendaknya.
- Jangan terlalu cepat menyimpulkan
3. menggunakan konjungsi temporal: sejak, semenjak, kemudian, akhirnya, setelah, lalu.
Contoh:
- Pulang, jadi kata paling nyaman setelah proses pencarian panjang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar