Senin, 15 November 2021

Dunia di mata Seorang Anak kecil

 Resensi Novel Le Petit Prince (Pangeran Cilik)


Identitas Buku

  • Judul                    : Le Petit Prince
  • Pengarang            : Antonie De Saint-Exupéry
  • Nama Penerbit     : PT Gramedia Pustaka Utama
  • Tahun terbit          : 2011
  • Jumlah halaman   : 120 halaman

Sinopsis

Buku ini menceritakan sang penulis Saint-Exupéry sebagai sudut pandang orang pertama, yaitu aku. Cerita dimulai pada saat ia berumur 6 tahun. Ia melihat gambar yang hebat di dalam buku Kisah-Kisah Nyata. Gambar itu melukiskan seekor ular sanca yang sedang menelan seekor binatang buas. kemudian ia mengambil sebuah pensil warna dan mulai menggambar. Gambar nya merupakan gambar seekor ular yang di dalam perutnya terdapat seekor gajah. Gambarnya itu diperlihatkannya kepada orang-orang dewasa, dan dia bertanya apakah gambar tersebut menakutkan bagi mereka?

Orang dewasa tersebut berkata mengapa harus takut kepada sebuah topi kan?
dan ia pun menjawab gambar ku tidak melukiskan topi, melainkan seekor ular yang sedang mencerna seekor gajah. orang dewasa tersebut pun memberi nasihat kepada anak tersebut agar lebih banyak belajar ilmu bumi, sejarah, ilmu hitung, dan tata bahasa. Demikianlah, anak tersebut meninggalkan karier cemerlang sebagai pelukis karena semangatnya patah.

Jadi anak tersebut harus memilih profesi lain, dan ia belajar mengemudikan pesawat terbang. Ia telah terbang kemana-mana di dunia. Begitulah ia hidup sendirian. Hingga pada suatu hari pesawat nya mogok di Gurun Sahara karena ada sesuatu yang patah pada mesin pesawatnya. pada malam pertama ia tidur di atas pasir, dan pada pagi harinya ia terkejut dikarena kan ia mendengar suara anak kecil yang meminta ia untuk menggambarkan seekor domba. padahal tempat ia tertidur berjarak seribu mil dari pemukiman.

Itu lah saat pertama kali nya ia bertemu dengan pangeran cilik. pangeran cilik ini tidak berasal dari bumi, ia berasal dari sebuah planet lain. Ia menduga si pangeran cilik berasal dari Asteroid B 612. dan kemudian di ceritakan bagaimana perjalanan si pangeran cilik hingga sampai ke bumi. Ia berpetualang ke 6 planet yang di atas nya didiami oleh seorang raja, pemabuk, seorang sombong, pemabuk, pengusaha, penyulut lentera, dan ahli bumi. Masing-masing kunjungannya itu, pangeran cilik mendapatkan pengalaman yang berbeda-beda. pada planet ke-6 yang didiami oleh seorang ahli bumi, pangeran cilik bertanya apa yang harus dikunjungi nya lagi. Sang ahli bumi menjawab planet bumi, ia mempunyai nama baik. Jadi planet ketujuh yang didatangi oleh pangeran cilik adalah bumi. kemudian diceritakan bagaimana petualangan si pangeran cilik hingga pada akhirnya pangeran cilik bertemu dengan pilot tersebut.

Kelebihan

Dengan gaya bahasa yang sederhana, buku ini mampu mengajarkan kita bagaimana menilai segala sesuatu tidak hanya dengan melihat dari luarnya saja, tapi juga dengan menilai dari hati dan perasaan kita ketika bersama hal tersebut. Singkatnya, buku ini mengajak kita untuk melihat sesuatu sebagai mana seorang anak kecil melihat dunia. Polos, indah, dan apa adanya. Dengan begitu kita justru akan jadi dekat sekali dengan kedewasaan yang sesungguhnya.

Kekurangan

Karena novel ini merupakan novel yang diterjemahkan, terdapat beberapa kalimat yang sulit untuk dipahami

Kesimpulan

Menurut saya buku ini adalah buku yang sangat bagus dan layak untuk dibaca. Buku ini layak dibaca oleh semua kalangan tetapi buku ini sangat cocok dibaca oleh kalangan orang dewasa. Cerita tentang seorang anak kecil yang mengajarkan kita tentang susah dimengertinya orang dewasa. Yang hanya peduli pada hal-hal yang serius.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Esai Terhadap Film

 Esai Film Hello World Hello World Hello World adalah film animasi Jepang yang dirilis di Jepang pada 20 September 2019  yang disutradarai o...